Biografi Bapak Pengasuh

Ditinjau dari sejarahnya, Perisai Diri merupakan salah satu organisasi silat yang resmi memperkenalkan diri pada tahun 1955 dengan nama Keluarga Silat Nasional Indonesia Perisai Diri yang lebih dikenal dengan sebutan “Perisai Diri” atau ” PD ” saja.

Pengasuh Kelatnas Indonesia Perisai Diri

Apabila kita ingin mengetahui sejarah Perisai-Diri lebih jauh, maka kita tidak dapat melepaskan diri dari riwayat hidup pendirinya, yakni Raden Mas Soebandiman Dirdjoatmodjo. Beliau dilahirkan pada tanggal 8 Januari 1913 tahun Alip dalam lingkungan keluarga Paku Alaman, karena beliau adalah putera dari Raden Mas Pakoe Soedirdjo. Pihak keluarga pada masa itu berkeinginan agar sang anak menjadi Guru, karena predikat guru mempunyai tempat tersendiri dalam pandangan masyarakat. Beliau semasa kanak-kanaknya memiliki bakat yang lebih menonjol dalam ilmu Silat. Hal ini terbukti dari kenyataan bahwa pada waktu ia berusia 9 (sembilan) tahun telah menguasai ilmu silat yang diajarkan di lingkungan Keraton Pakoe Alaman, dan telah ditunjuk oleh teman-teman selatihannya menjadi pelatih.

Untuk memperdalam ilmu silatnya, R.M. Soebandiman pergi merantau keluar dari tembok Keraton Pakoe Alaman, hal ini dilakukan setelah menamatkan HIK-nya (Hollandsche Indische Kweekschool). Perantauan ini dijalaninya pada waktu usia beliau telah mencapai 16 (enambelas) tahun, usia yang cukup sebagai seorang pemuda remaja. Pemuda yang biasanya secara psikologis memiliki suatu keinginan yang kuat untuk menjawab suatu tantangan serta ingin membuktikan sesuatu yang diterimanya dan ingin pula sesuatu yang baru dan belum diketahuinya. Pemuda Soebandiman sama halnya dengan pemuda lain yang ingin mengetahui luasnya dunia persilatan yang telah dikenyamnya sebagian, dan ingin mengenal lebih mendalam dan luas lagi guna menambah luas cakrawala pengetahuannya yang dirasanya masih amat dangkal, sehingga pergilah pemuda ini keluar tembok Keraton.